PALING BANYAK DIKUNJUNGI

Manfaat dan kerugian mengikuti kursus mengemudi mobil

kursus mengemudi mobil

Biaya kursus mengemudi dan stir mobil semakin mahal. Mengapa anda tidak mencoba belajar mengemudi mobil sendiri. Mengapa harus membayar sejumlah dana ( uang ) jika anda bisa belajar setir mobil sendiri tanpa kursus mengemudi mobil. Dengan belajar mengemudi mobil sendiri maka pemahaman anda akan semakin nyata. Lantas apa saja manfaat …

baca selengkapnya

Cara merawat sistem rem mobil

Sistem rem mobil mudah cara merawatnya. Tanpa perawatan yang benar, maka suatu saat rem mobil blong. Pelajari cara merawat sistem pengereman pada kendaraan. Perawatan rem mobil mesti dilakukan secara berkala dan tepat waktu. Sehingga performa rem mobil tetap prima dan sistem rem mobil bekerja sempurna.

Beberapa contoh kurangnya dalam merawat rem pada kendaraan. Pada umumnya terjadi pada mobil mobil niaga untuk penumpang maupun angkut barang. Banyak kejadian rem blong karena sistem rem tidak berfungsi pada kendaraan besar seperti truk dan bus. Kebanyakan disebabkan oleh kurangnya perawatan pada sistem pengereman. Biasanya melakukan perbaikan setelah terjadi masalah cukup parah.

Selain kendaraan besar, gangguan pada sistem cakram mobil juga bisa terjadi pada tumpangan pribadi. Baik itu mobil generasi baru maupun mobil usia tua, bisa saja terjadi rem bermasalah. Sehingga anda mesti belajar cara merawat rem mobil dengan benar.

Bahkan khusus mobil mobil yang parkir lama juga tidak luput dari masalah rem blong. Residu atau kotoran yang mengendap dapat mengganggu kerja sistem rem mobil anda. Sehingga terjadi kerusakan pada karet seal karena goresan endapan kotoran yang terjadi. Bahkan minyak rem yang lama tidak diganti juga bisa menjadi biang keladi rem blong.

Oleh sebab itu perawatan sistem rem cakram mobil harus tetap dilakukan secara berkala. Meskipun mobil anda selama ini kerja rem cukup bagus. Sebab minyak rem juga memiliki batas usia pemakaian. Paling tidak anda sebaiknya mengganti minyak rem secara total dalam jangka waktu tertentu. Hal ini bertujuan untuk membuang dan menguras serta membersihkan endapan yang terjadi. Lantas apa saja langkah langkah cara merawat sistem rem pada mobil.

baca juga Mobil city car jenis LCGC harga murah terbaik di Indonesia

Komponen komponen sistem rem pada mobil

Rangkaian sistem pengereman pada kendaraan memiliki berbagai macam komponen. Untuk mendapatkan kerja yang bagus, maka setiap jenis komponen rem harus dapat berfungsi dengan baik. Sebab jika salah satu ada masalah, maka akan mengganggu sistem rem secara keseluruhan.

Pada umumnya mobil memiliki 2 sistem pengereman yakni rem tromol dan rem cakram. Seperti layaknya sepeda motor, maka pada roda depan menggunakan rem cakram. Dan roda belakang menerapkan sistem rem tromol. Kecuali pada beberapa tipe mobil sport yang menerapkan satu sistem rem yakni cakram.

baca juga Mengenal seluk beluk asuransi mobil all risk dan TLO

Beberapa komponen sistem rem tromol dan fungsinya

Parking Brake Cable : Merupakan kabel baja yang berfungsi untuk menarik dalam sistem rem tromol. Kabel baja ini di hubungkan pada sistem rem pada roda dan juga tuas rem parkir.
Rem Tromol : bentuknya tabung tebal sebagai media yang akan bergesekan dengan kampas rem saat rem di tarik.

Parking Brake Lever : merupakan tuas untuk menarik sistem rem saat mobil parkir yang dihubungkan dengan kabel baja.
Return Spring : Berbentuk per / pegas ( spring ) yang berguna untuk membantu menarik sepatu rem ke posisi semua. Kerusakan pada return spring berakibat kampas tidak balik ke posisi netral

Brake Shoe Adjuster : Berfungsi untuk setting lebar celah antara kampas rem dan rem tromol.
Brake Shoe Holder : Berbentuk pin silinder untuk mengunci pegas dan plat penekan yang terdapat pada backing plate

Silinder Ronda : Komponen ini berfungsi untuk mengubah sistem tekanan fluida ke gerakan mekanis saat pedal rem di tekan.
Sepatu dan Kampas rem : Bagian terpenting dalam sistem rem tromol. Kampas rem sebaiknya di ganti sebelum habis ( tipis )
Backing Plate : Merupakan bodi berbentuk piringan logam sebagai tempat dalam sistem rem tromol. Backing plate juga berguna sebagai pelindung sistem rem dari kotoran.

Kualitas minyak rem juga menentukan sistem kerja pengereman. Sehingga pastikan menggunakan minyak rem berkualitas. Sebaiknya mengganti minyak rem mobil setiap 40.000 km pemakaian. Bahkan jika mobil lebih banyak parkir di rumah juga mesti tetap ganti minyak rem. Hal ini berguna untuk menghindari pengendapan residu yang bisa berpengaruh pada sistem rem mobil anda.

sistem rem mobil

Komponen komponen sistem rem cakram dan fungsinya

Kaliper Rem (Caliper) : Bagian paling penting dalam sistem rem cakram. Merupakan logam tebal untuk tempat menempel kampas rem dan piston brake. Saat bekerja maka kampas rem akan menjepit cakram dengan sistem hidrolik, sehingga terjadi cengkeraman kuat. Jenis Kaliper Rem ada 2 yakni Floating Caliper dan Fixed Caliper.

Brake Pads ( Kampas Rem ) : Terbuat dari bahan keramik yang berfungsi untuk sarana menjepit cakram. Untuk mendapatkan pengereman yang handal, maka gunakan kampas rem terbaik.

Piringan Cakram (Disc) : Berbentuk piringan logam besar dan bolong bolong dan selalu berputar seiring dengan putaran roda. Saat pedal rem di tekan maka kampas rem menekan disc ( piringan cakram ).

Caliper Bracket : Caliper bracket tidak bisa lepas dari bagian rem cakram mobil, pasalnya caliper bracket ini berfungsi sebagai tempat guna memasang caliper. Caliper Bracket dihubungkan dengan steering knuckle.

Piston Brake : Berbentuk tabung yang berfungsi untuk menekan kampas rem sehingga menempel pada Piringan Cakram. Gerakan maju mundur piston brake ini harus mulus supaya pengereman maksimal.

Seal Piston : Berbentuk gelang yang menempel pada piston brake. Seal piston ini berfungsi untuk mencegah kebocoran minyak rem. Jika seal piston rusak, maka sistem hidrolik tidak akan berfungsi dengan baik.

Master Silinder : Atau sering disebut sebagai master rem. Di sinilah sistem hidrolik sistem rem berasal. Master silinder juga berfungsi mengubah gerakan mekanis saat pedal rem di injak menjadi sistem hidrolik pada piringan cakram..

Reservoir Tank : sebagai tempat penampungan minyak rem cadangan. Pastikan level minyak rem dalam kondisi baik. Reservoir Tank menjadi satu dengan Master Silinder.

Booster Rem : Booster rem terbuat dari membran yang terhubung dengan bagian intake manifold. Jika terjadi kevakuman di intake manifold, membran yang terhubung dengan master silinder bakal menarik pedal rem tapi tidak sampai terjadi pengereman.

Pedal rem : Terdapat di ruang kemudi dan letaknya bersebelahan dengan pedal gas. Semua sistem pengereman akan bekerja saat pedal rem di tekan ( di injak )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *