Home >> Bengkel >> Perbedaan dan Penggunaan oli mesin MPX dan SPX lengkap

Perbedaan dan Penggunaan oli mesin MPX dan SPX lengkap

Astra Honda Motor Indonesia resmi memperkenalkan dan menjual AHM oil untuk semua produk sepeda motor HONDA. Tidak tanggung tanggung AHM oil langsung merekomendasikan oli motor jenis MPX dan juga oli motor jenis SPX yang mana penggunaan kedua jenis tipe oli mesin baru keluaran Astra Honda Motor tersebut direkomendasikan khususnya untuk penggantian mesin sepeda motor Honda. Perlu diketahui bahwa performa oli mesin MPX dan SPX telah disempurnakan sehingga mampu membuat awet sepeda motor baru maupun motor bekas terutama merk Honda dan sekaligus menjaga performa mesin motor Honda anda tetap ngacir.

Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa oli mesin motor produk AHM ini didesain untuk penggunaan berbeda. jadi penggunaan oli mesin jenis MPX berbeda dengan oli mesin SPX. Sehingga bagi pemilik sepeda motor khususnya HONDA mesti menyesuaikan jenis oli mesin yang akan digunakan. Sebab bahan pembuatan oli mesin MPX berbeda dengan bahan SPX. Untuk lebih memahami performa oli mesin MPX dan SPX serta cara penggunaannya pada sepeda motor Honda yang tepat. Yuk silahkan baca review secara pengkap tentang perbedaan oli mesin MPX dan oli mesin jenis SPX berikut.

Perlu diketahui bahwa setiap jenis sepeda motor memerlukan penggantian oli mesin secara berkala. Meskipun di pasaran cukup banyak merk dan jenis oli mesin. Namun setiap produk oli mesin memiliki performa dan bahan baku yang berbeda. Sehingga mesin sepeda motor anda juga mesti menggunakan oli mesin yang paling sesuai dengan sistem mesin sepeda motor anda. Dengan demikian diharapkan bisa memperpanjang usia pemakaian sepeda motor dan juga menjaga performa sepeda motor. Seperti diketahui bahwa sistem mesin sepeda motor jaman sekarang jauh berbeda dengan sistem mesin motor jaman dahulu. Sehingga penggunaan oli mesin juga mesti disesuaikan. Bahkan sistem kopling yang diterapkan pada setiap jenis sepeda motor juga berbeda yakni ada motor dengan sistem ko0pling basah dan ada juga yang menerapkan sistem kopling kering. Sehingga sudah seharusnya juga memakai oli mesin dengan jenis yang berbeda.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Indonesia seakan dijejali dengan sepeda motor sistem baru yakni motor matic. Sudah barang tentu penggunaan oli mesin sepeda motor matic jauh berbeda dengan sepeda motor manual ( standar ). Bahkan tidak hanya terpaku pada penggunaan oli mesin saja namun juga sistem pencampuran bahan bakar sepeda motor saat ini sudha banyak yang menerapkan semprotan bahan bakar sistem injeksi. Sehingga penggunaan bahan bakar juga tidak boleh sembarangan. Perlu diketahui bahwa sistem sepeda motor jaman sekarang ( motor injeksi ) memerlukan BBM dengan oktan tinggi atau paling tidak RON 92 ke atas. Jadi kalau saepeda motor anda pengin awet, tentunya mesti mengikuti aturan baku yang sudah didesain dari pabrikan sepeda motor anda. Kita kembali membahas sistem oli mesin paling sesuai dengan performa motor anda.

Pabrikan sepeda motor merk Honda sekaligus juga memproduksi jenis oli mesin yang paling sesuai dan direkomendasikan oleh Astra Honda Motor yakni oli mesin merk MPX dan juga oli mesin SPX. Kedua jenis oli mesin ini memiliki performa dan bahan baku yang berbeda, sehingga mesti digunakan secara tepat guna. Perlu juga diketahui bahwa oli mesin MPX ( Maximum Protection Expert ) memiliki beberapa tipe yakni oli mesin MPX1, MPX2, dan MPX3. Sedangkan oli mesin jenis SPX ( Superior Protextion Expert) juga memiliki beberapa tipe ayang digunakan untuk jenis sepeda motor yang berbeda yakni oli mesin SPX1 dan oli mesin SPX2. Untuk lebih memperjelas penggunaan setiap jenis oli mesin SPX dan MPX, yuk kita lihat bahan baku kedua jenis oli mesin buatan Honda tersebut.

Oli mesin Honda SPX

Loading...

Bahan baku oli mineral : Perlu diketahui bahwa produk oli pertama kali adalah apa yang sering kita sebut sebagai oli mineral. Bahkan pembuatan oli mineral ini masih berlangsung hingga sekarang. Oli mesin MPX merupakan salah satu produk oli mineral yang telah disempurnakan. Oli mineral dibuat dari hasil fraksional minyak bumi ( proses penyulingan ). Sehingga unsur unsur alami minyak bumi seperti cyclic paraffin dan alkaline masih bisa ditemukan di produk oli jenis mineral. Pada umumnya oli mineral banyak digunakan pada sepeda motor produk lawas.

Bahan baku oli sintetis : Sebenarnya bahan dasar oli sintetis tidak jauh berbeda dengan bahan dasar oli mineral. Namun demikian proses pengolahan oli sintetis tidak mengambil langsung dari proses penyulingan minyak bumi. Namun justru menggunakan oli mineral sebagai bahan bakunya. Unsur utama dalam oli sintetis yakni Polyalphaolifins merupakan hasil penyulingan dari oli mineral. jadi secara umum oli sintetis tidak jauh dari pada oli mineral, namun memiliki tingkat penyulingan lebih tinggi. Meskipun demikian saat ini setiap produk oli sintetis menggunakan bahan baku berbeda, seperti : benzena alkilasi, poliester, polyglycos, sintetis non-PAO, ester,dan nafalena.

Seiring dengan perkembangan teknologi mesin kendaraan khususnya sepeda motor. Maka pada sepeda motor generasi terbaru juga dituntut penggunaan jenis oli mesin yang mampu bekerja secara ekstra. Sebagaimana diketahui bahwa sepeda motor generasi terbaru mampu melesat dengan kecepatan tinggi dengan akselarasi yang cukup bagus. Untuk itulah penyempurnaan oli mesin diperlukan untuk keseimbangan antara percepatan dan sistem pelumasan. Bahkan tidak hanya itu, penggunaan oktan bahan bakar juga terus meningkat. Sebagaimana diketahui bahwa jika penggunaan jenis oli mesin dan bahan bakar sesuai dengan rekomendasi pabrikan sepeda motor, maka kerak karbon hasil pembakaran bisa diminimalkan.

harga motor yamaha bekas

Dengan demikian mumpung belum terlambat, yuk sesuaikan penggunaan oli mesin sepeda motor anda, sehingga performa mesin motor tetap terjaga dengan baik. Demikian juga jangan asal pakai bahan bakar murah, sesuaikan saja dengan sepeda motor anda. Perlu dipahami bahwa penggunaan oli mesin yang tepat, dan dibarengi dengan pemakaian bahan bakar yang terjaga dengan baik. Maka bukan saja mesin motor anda menjadi lebih awet, namun juga menjadi lebih irit bahan bakar. Nah yuk sekarang lihat penggunaan oli mesin MPX dan SPX saemua jenis dan tipe yang paling sesuai dengan mesin sepeda motor anda.

Oli mesin Honda MPX

Oli mesin Honda SPX1 ( MPX1 ) : Merupakan oli mesin sintetis yang di desain untuk sepeda motor yang sering digunakan untuk kecepatan tinggi. Oli mesin SPX1 jenis SAE:10W-30, API:SJ, JASO:MA dengan tingkat kekentalan 10W30. Oli mesin SPX1 paling cocok digunakan pada sepeda motor jenis kopling basah, seperti sepeda motor bebek maupun sepeda motor sport dengan sistem transmisi manual.

Oli mesin Honda SPX2 ( MPX2 ) : merupakan Fully Synthetic extra superior yang diperuntukkan untuk sepeda motor Honda dengan tipe kopling kering. Dengan tingkat kekentalan 10W30, maka oli mesin SPX2 cocok untuk sepeda motor kecepatan tinggi. Oli mesin SPX2 didesain khusus untuk penggunaan sepeda motor jenis matic. Nah bagi pemilik motor honda matic tentunya paling cocok menggunakan oli mesin tipe SPX2.

Oli mesin Honda MPX3 : Berbeda dengan jenis oli mesin dengan kode 1 dan 2. maka oli mesin MPX3 dikhususkan untuk penggunaan tipe sepeda motor manual keluaran lama atau sepeda motor dengan sistem pencampuran bahan bakar dengan sistem karburator

Daftar harga oli mesin sepeda motor Honda

Oli mesin Honda MPX1 kapasitas 0.8 liter dikisaran Rp 37.500,-
Oli mesin Honda MPX1 kapasitas 1 liter dikisaran Rp 44.500,-
Oli mesin Honda MPX1 kapasitas 1.2 liter dikisaran Rp 52.500,-
Oli mesin Honda MPX2 kapasitas 0.8 liter dikisaran Rp 39.500,-
Oli mesin Honda MPX3 kapasitas 0.8 liter dikisaran Rp 39.500,-
Oli mesin Honda SPX1 kapasitas 0.8 liter dikisaran Rp 46.500,-
Oli mesin Honda SPX1 kapasitas 1 liter dikisaran Rp 52.500,-
Oli mesin Honda SPX1 kapasitas 1.2 liter dikisaran Rp 62.000,-
Oli mesin Honda SPX1 kapasitas 0.8 liter dikisaran Rp 47.500,-
Lihat lebih lengkap di harga oli sepeda motor terbaru

Loading...