Home >> Perawatan Ban >> Tips cara merotasi ban kendaraan supaya awet dan aman

Tips cara merotasi ban kendaraan supaya awet dan aman

Bagaimana cara merotasi ban kendaraan yang benar, Merotasi ban secara teratur supaya awet dan tahan lama. Berikut cara merotasi ban yang dapat anda lakukan sendiri tanpa harus ke bengkel. Berbagai cara dilakukan pemilik kendaraan untuk menekan biaya perbaikan maupun penggantian spare part termasuk penggantian ban kendaraan mengingat harga ban mobil yang selalu naik. Salah satu cara yang paling umum adalah dengan merotasi semua ban kendaraan, namun demikian jika salah penerapannya akan memberikan hasil yang kurang sempurna.

Bagaimana sebenarnya cara merotasi ban yang benar, sehingga keempat ban mobil mengalami pengikisan yang sama. Pengikisan atau pegurangan tebal kembang ( daging ) selalu terjadi berbanding lurus dengan pemakaian kendaraan. Sehingga semakin sering mobil digunakan maka semakin cepat ban menjadi gundul.

Secara umum penggantian ban kendaraan atau ban mobil ada dua sebab. Pertama akibat pemakaian mobil itu sendiri dan yang kedua disebabkan oleh usia ban yang telah melampaui masa pakai ban. Disamping itu usia ban juga semakin pendek jika sering menerima pancaran langsung sinar matahari dalam keadaan diam.

Rotasi ban sebaiknya tetap dilakukan secara berkala dan teratur meskipun anda telah melakukan spooring dan balancing ban mobil anda. Sebab meskipun mobil sudah spooring dan balancing ternyata pengikisan / pengurangan kembang ban tetap terjadi dan tidak sama rata. Hal ini biasanya disebabkan oleh kondisi jalan yang tidak rata ( sama ) antara ban sebelah kanan dan ban sebelah kiri.

Bagaimana cara rotasi ban mobil yang benar. Menukar posisi ban juga bertujuan supaya penggantian ban akibat pemakaian dapat bersamaan. Sehingga setelah pemakaian tertentu penggantian ban dapat dilakukan bersamaan. Dengan demikian rotasi ban sebaiknya dilakukan tiga model variasi seperti terlihat pada gambar berikut :

rotasi ban mobil

  1. Rotasi sebaris antara ban depan kanan dengan ban depan kiri dan ban belakang kanan dengan ban belakang kiri.
  2. Rotasi diagonal antara ban depan kanan dengan ban belakang kiri dan ban depan kiri dengan ban belakang kanan.
  3. Rotasi sebaris antara ban depan kanan dengan ban depan kiri dan ban belakang kanan dengan ban belakang kiri.

Dengan tiga kali rotasi maka semua ban kendaraan anda pernah menempati semua posisi ban baik posisi depan maupun posisi belakang.

Kapan sebaiknya rotasi atau rolling ban kendaraan dilakukan. Karena pengikisan kembang ban berhubungan dengan gesekan antara permukaan ban dengan aspal jalan, maka rotasi ban yang paling baik adalah dengan berpatokan pada angka kilometer kendaraan.

Setiap berapa kilometer sebaiknya melakukan rotasi ban, sebenarnya tidak ada aturan baku yang menjadi patokan masalah ini, namun menurut pendapat admin sebaiknya setiap 2000 hingga 3000 kilometer sebaiknya ban kendaraan di rotasi.

Namun demikian setelah melakukan 3 kali rotasi ternyata kembang ban masih bagus dan layak pakai, maka dapat dilakukan rotasi kembali dari awal hingga tiba waktunya untuk ganti ban.

Dengan melakukan rotasi ban mobil anda dengan teratur, maka selain dapat memaksimalkan fungsi ban juga dapat memberikan kenyamanan saat berkendara karena posisi tinggi mobil anda selalu sama persisi dan tidak tinggi sebelah.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *