Home >> Kendaraan >> Perkiraan harga mobil timor bekas

Perkiraan harga mobil timor bekas

Mobil timor merupakan kendaraan jenis sedan yang mempunyai kemudahan masuk ke Indonesia pada jaman orde baru, sehingga harga mobil timor tergolong murah meriah. Dengan demikian mobil timor bekas juga masih tergolong murah jika dibandingkan dengan jenis sedan di kelasnya. Padahal kualitas sedan timor tidak kalah dengan kendaraan jenis sedan yang lebih mahal. Sistem AC kendaraan ini dan tarikan untuk lari juga tidak mengecewakan, sehingga masih layak jika untuk pulang kampung.

Harga timor bekas berkisar antara Rp 33.000.000,-  hingga Rp 50.000.000,-. Besarnya harga tergantung tahun, keadaan mesin, dan bodi mobil. Hingga saat ini penjualan maupun pembelian mobil timor bekas masih berjalan lancar. Namun tidak ada lagi mobil timor baru produksi baru.

Mobil timor pertama kali diperkenalkan pada tahun 1996 dan berakhir pada tahun 2000. Mobil timor menggunakan mesin DOHC dan SOHC. Kendaraan ini merupakan sedan pertama yang menggunakan teknologi injeksi yang dijual di Indonesia. Sedan timor indonesia datang dengan dua varian yaitu kelas 1300 cc dan kelas 1500 cc.

Kalau boleh jujur sebenarnya sedan timor mempunyai banyak keistimewaan, mulai dari mesin, sistem teknologi, bodi yang terbuat dari plat yang relatif tebal, dan yang paling istimewa adalah harganya yang jauh lebih murah dari sedan sejenis. Karena berbagai keunggulan sedan timor inilah, maka hingga saat ini peminat mobil timor bekas masih tinggi, dan jika anda ingin menjualnya akan dengan mudah mendapatkan pembelinya.

Namun sayangnya mobil timor hanya berpenumpang empat orang dewasa sehingga tidak cocok untuk keluarga besar. Dengan menggunakan toyota kijang misalnya tentu seluruh keluarga anda dapat dibawa. Apalagi harga toyota kijang bekas cukup menawan dan harga jualnya juga masih stabil. Kalau keuangan tidak bersahabat anda dapat melirik daihatsu zebra yang murah meriah namun masih layak digunakan. Meskipun termasuk kendaraan tua jika rajin merawatnya tentu tidak akan membuat anda repot karena mogok.

mobil timor

Namun mobil timor mempunyai kelemahan pada sistem pendingin mesinnya. Jika tidak dirawat dengan baik, maka sistem pendingin mesin sering bermasalah dengan over heat. Demikian juga dengan dinamo ampernya.

Loading...

Mengingat penjualan dan pembelian sedan timor masih demikian tinggi inilah, maka untuk membantu anda mendapatkan harga timor bekas yang ada di pasaran saat ini, kami menuliskan perkiraan daftar harga sedan timor berbagai tahun.

Demi menjaga hal hal yang tidak diinginkan saat membeli kendaraan bekas sebaiknya anda membekali ilmu tentang cara membeli mobil bekas, sehingga anda tidak membeli kucing dalam karung.

Daftar harga mobil timor bekas

Tahun Type Terendah Tertinggi
1996 SOHC 33 jutaan 37 jutaan
1997 DOHC 37 jutaan 44 jutaan
1997 SOHC 34 jutaan 41 jutaan
1998 DOHC 39 jutaan 45 jutaan
1998 SOHC 35 jutaan 42 jutaan
1999 DOHC 41 jutaan 47 jutaan
1999 SOHC 37 jutaan 46 jutaan
2000 DOHC 42 jutaan 50 jutaan
2000 SOHC 38 jutaan 48 jutaan

nb:

Tentu saja harga sebenarnya berbeda dengan harga perkiraan di atas, namun biasanya tidak terpaut jauh. Hal ini tergantung dari kondisi kendaraan yang anda beli. Hati hati dengan penjualan timor dengan harga sangat murah. Harga timor murah biasanya disebabkan karena bekas taksi.

Mobil sedan timor mempunyai harga cukup stabil bahkan sedikit naik jika mendekati lebaran. Memang mobil timor masih mantap saat diajak mudik lebaran. Sebenarnya tidak masalah jika anda membeli bekas taxi, selain harganya murah juga biasanya baru dipakai beberapa tahun. Namun demikian anda harus mampu cek mesin dengan teliti. Meskipun mobil taxi tahun muda, tetapi telah mempunyai jam terbang lumayan banyak, sehingga kemungkinan hanya tinggal rusaknya saja.

Jika anda tidak mengerti sama sekali tentang mesin mobil, maka lebih baik anda menghindari sedan timor bekas taxi. Meskipun demikian biasanya sedan bekas taxi mempunyai ciri ciri tersendiri sehingga anda dapat mengetahui apakah sedan pilihan anda bekas taxi atau bukan.

loading...

Leave a Reply