Home >> Kendaraan >> Harga BBM turun dua kali dalam sebulan

Harga BBM turun dua kali dalam sebulan

Harga BBM turun lagi sehingga dalam bulan januari 2015 ini dipastikan harga bbm turun untuk ke dua kalinya. Dua kali dalam sebulan BBM turun harga. Hal ini ditegaskan oleh presiden JOKOWI panggilan akrab bapak Joko Widodo pada hari Jum’at tanggal 16 januari 2015 di Istana merdeka. Pemberlakuan kebijakan harga BBM turun ini rencananya akan di laksanakan pada hari Minggu malam jam 2400 ( jam 12 malam ) tanggal 18 januari 2015. Kita harapkan dengan semakin turunnya harga bbm akan di ikuti dengan penurunan harga kebutuhan hidup sehari hari khususnya harga kebutuhan pokok.

Namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa turunnya harga bbm ini tidak di ikuti oleh penurunan harga barang lainnya. Hal ini terindikasi pada penurunan harga bbm sebelumnya. Semoga keadaan ini menjadi perhatian pemerintah kita.

Sebelumnya pemerintah merencanakan perubahan harga BBM setiap bulan sekali, namun pada kenyataannya pada minggu ke tiga bulan ini sudah terjadi perubahan harga bbm. Hal ini tentunya kita sambut baik dan semoga pemerintahan JOKOWI selalu melakukan perubahan harga bbm sewaktu waktu sesuai dengan perkembangan harga minyak mentah dunia.

Dengan seringnya perubahan harga bbm tentunya harga barang barang kebutuhan tidak akan bergejolak naik jika harga bbm naik, tapi jika harga bbm turun harga tidak ikut turun. Hal demikian dapat kita lihat di negara lain seperti Amerika yang selalu mengikuti harga internasional. Masyarakat kita semoga terbiasa dengan seringnya perubahan harga bbm ini.

Seperti diketahui bahwa realisasi harga bbm turun jenis premium dari Rp 7600,- menjadi Rp 6600,- ( turun 1000 rupiah ), sedangkan minyak diesel ( solar ) mengalami penurunan dari Rp 7.250,- menjadi Rp 6.400,- ( turun 850 rupiah ).

harga bbm turun

Seperti kita ketahui bahwa penurunan harga bbm ini akibat dari merosotnya harga minyak mentah ( crude ) dunia yang pada saat ini hanya berkisar USD46,59 per barel ( Brent LCOc1 ). Hal ini terjadi akibat produsen OPEC terbesar yakni Uni Emirat Arab tidak menurunkan produksi minyak mereka untuk mendongkrak harga.

Berita harga bbm turun ini tentu saja disambut dengan antusias oleh ibu ibu rumah tangga. Bagaimana tidak sebab biasanya juga di ikuti oleh penurunan harga elpiji 12 kg dan 3 kg yang selama ini sangat memberatkan para ibu rumah tangga.

Rencana turunnya harga elpiji ini bersamaan dengan ketentuan harga bbm turun yakni tangal 18 januari malam. Harga gas elpiji baru nantinya di patok pada harga Rp 129.000/tabung ( 12 kg ) dari sebelumnya RpĀ 134.700/tabun , sedangkan untuk gas elpiji 3 kg belum diketahui harga resmi yang baru.

“Informasi ini perlu kita sampaikan agar seluruh menteri, gubernur, bupati, wali kota turut membantu harga-harga agar bisa turun dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” kata Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Jumat 16 januari 2015.

jalan macet lagi

Penurunan harga bahan bakar seperti premium dan solar ini tentu saja berdampak luas dalam perekonomian dan kondisi jalan pada masa mendatang. Dengan turunnya harga BBM ini tentu akan menambah kemacetan semakin parah. Dengan demikian pada masa masa mendatang kita akan dihadapkan pada perjalanan panjang karena macet.

Akankah terus merosotnya harga premium dan solar ini akan di ikuti oleh turunnya harga mobil baru maupun harga mobil bekas, kita tunggu saja.

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *