Home >> Kendaraan >> Cara kerja sistem pendingin AC mobil

Cara kerja sistem pendingin AC mobil

Bagaimana sistem AC mobil bekerja? Kenapa AC mobil tidak berfungsi dengan baik? Berbagai pertanyaan muncul tentang kurang berfungsinya sistem AC pada mobil. Namun kadang AC berfungsi dengan baik, namun tidak dapat mendinginkan seluruh ruangan ? kabin kendaraan. Dengan mempelajari sistem AC pada mobil dapat membantu anda memelihara dan merawat AC mobil anda, sehingga umur AC akan dapat bertambah lebih panjang.

Tidak banyak orang menyadari, termasuk anda mungkin, bahwa AC tidak hanya mampu mendinginkan udara ruangan, tetapi AC juga menjaga kelembaban udara ( mengurangi kadar air ). Sehingga dengan demikian ruangan yang ber AC selain dingin juga mengandung sedikit kadar air. Sebagai contoh ketika anda mengendarai mobil saat hujan lebat dan AC dalam keadaan mati, maka kaca mobil anda akan berembun ( kondensasi ) dan mengganggu pandangan anda. Namun setelah AC hidup, tentu embun akan berangsur hilang.

Hal lain yang mungkin tidak anda sadari adalah dengan menggunakan fasilitas AC maka penggunaan bahan bakar kendaraan akan bertambah. Hal ini karena putaran mesin bertambah berat dan tentu saja injakan gas akan semakin dalam dan itu berarti aliran bahan bakar juga ikut bertambah. Dengan demikian ada baiknya jika anda dapat merawat AC mobil anda sendiri. Tetapi bukan berarti perawatan AC yang baik akan membuat irit bahan bakar, namun jika AC mobil anda dapat bekerja sempurna, maka anda akan merasakan kenyamanan saat berkendara.

Bagaimana sistem kerja AC pada mobil

Secara umum sistem kerja AC sama, apakah AC gedung perkantoran maupun AC kendaraan. Pada dasarnya sistem AC melibatkan : kompresor, kondensor, receiver, expansion valve, dan evaporator. Mari kita lihat apa fungsi dari komponen komponen AC tersebut.

Kompresor : Alat ini menempel pada mesin utama dan mengikuti putaran mesin. Kompresor menghisap freon ( pada tekanan rendah ) dan mendorong / memompa uap refrigerant sehingga mempunyai tekanan tinggi dan dialirkan menuju kondensor.

sistem ac mobil

Loading...

Kondensor : Alat ini berada di bagian depan ( belakang grill ) seperti radiator berdekatan dengan kipas/ fan. Kondensor ini bertugas merubah uap refrigerant menjadi cair ( proses pendinginan / kondensasi ) menuju receiver untuk proses penyaringan freon cair yang kemudian diteruskan ke expansion valve.

Sebaiknya anda membersihkan kondensor sebulan sekali. Kondensor sangat mudah tertutup oleh kotoran ( debu ) halus yang menempel pada kisi kisinya. Cara membersihkan kondensor cukup mudah. Karena kisi kisi kondensor sering tertutup oleh debu debu halus yang menempel, maka cara membersihkannya cukup semprot dengan angin tekanan tinggi dan kemudian semprot dengan air bertekanan supaya lebih bersih.

Expansion Valve : Alat ini ibarat nozzle bertugas untuk mengabutkan freon cair tekanan tinggi. Freon cair yang telah menjadi kabut ini kemudian dialirkan ke evaporator.

Evaporator : Alat ini berbentuk kisi kisi. Ketika melewati evaporator kabut freon cair tersebut berubah menjadi dingin. Pada saat itu terjadi pula hembusan angin dari blower udara yang ditiupkan ke evaporator. Udara dari blower tersebut akan melewati celah celah sempit diantara kisi kisi evaporator yang sangat dingin, sehingga udara setelah melewati evaporator menjadi dingin dan ditiupkan kedalam ruangan kabin mobil. Setelah melewati evaporator freon kembali dihisap oleh kompresor dan terus berulang ulang.

Pada dasarnya sistem AC disebut juga sebagai sistem tertutup, karena freon mengalir secara berulang ulang. Secara teori sebenarnya freon tidak akan pernah habis karena hanya berputar putar terus. Berkurangnya freon biasanya disebabkan karena terjadi kebocoran pada sistem AC. Selain masalah berkurangnya freon, terkadang juga kompresor mengalami masalah. Meskipun masih dapat berfungsi kadang kompresor sudah tidak dapat bekerja dengan maksimal. Masalah kompresor AC mobil bermacam macam, seperti timbul suara berisik ketika AC dihidupkan.

Demikian juga sistem AC pada mobil Xenia tahun 2006 khusunya Xenia Li F 600 yang mana fan blower untuk mendorong udara ke evaporator tanpa dilengkapi dengan saringan udara, sehingga udara yang dihembuskan masih mengandung debu. Hal ini tentu saja debu halus masih beterbangan didalam ruangan mobil anda. Untuk itu sebaiknya anda memodifikasi fan blower tersebut.

loading...

Leave a Reply