Visit us on Google+ GoogleTips cara pemindahan gigi pada sistem transmisi mobil otomatis maupun manual | Berita Otomotif

Berita Otomotif

Informasi tentang otomotif

Tips cara pemindahan gigi pada sistem transmisi mobil otomatis maupun manual

Seorang pengemudi harus mahir dan mampu memindahkan gigi transmisi ( gigi persneling ). Di samping itu pengemudi harus mampu menyesuaikan kecepatan mobil dengan besarnya gigi persneling yang digunakan, sehingga laju mobil stabil dan lancar.

Di samping itu ketidaksesuaian antara kecepatan dan jumlah gigi persneling dapat mempercepat kerusakan mesin mobil. Dengan demikian sebaiknya bagi anda yang baru belajar mengemudi memperhatikan pemindahan gigi persneling dengan benar.

Pada dasarnya transmisi mobil manual maupun mobil matic mempunyai cara kerja yang hampir sama. hanya saja pada sistem transmisi otomatis semua perpindahan gigi dilakukan secara mekanik, sedangkan pada transmisi manual dilakukan dengan bantuan tuas transmisi.

Petunjuk pemindahan gigi transmisi manual

Sistem transmisi mobil manual di desain sehingga dari posisi gigi “5″ tidak dapat langsung ke posisi mundur, sehingga langkah paling bagus adalah usahakan mobil benar benar berhenti dan posisikan tuas transmisi ke posisi netral sebentar kemudian ke posisi mundur. Kendaraan yang menggunakan gigi transmisi manual seperti toyota kijang. Hingga saat ini harga toyota kijang bekas masih tinggi dan stabil.

Untuk pemindahan gigi mobil transmisi manual tekan pedal kopling sampai habis kemudian pindahkan gigi sesuai yang diinginkan, langkah selanjutnya lepas pedal kopling secara perlahan disertai dengan injakan pedal gas.

Namun kadang kala pemindahan kopling tidak lancar bahkan seakan membentur sesuatu sehingga anda gagal memindahkan kopling. Jika anda mengalami hal ini maka lepas kembali pedal kopling dan tekan sampai habis kemudian pindahkan gigi persneling.

Ketika kebetulan anda berada di jalan turunan, maka posisikan gigi persneling sesuai dengan kecepatan kendaraan. Disarankan ketika berada diturunan kecepatan kendaraan jangan melebihi 40 km/jam. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan pengereman maksimal dan demi keselamatan anda.

Dan hal penting lainnya yang harus diperhatikan ketika melewati jalan licin. Usahakan jangan mengerem total dan jika terpaksa anda harus menginjak rem maka lakukan dengan perlahan dan jangan di rem sekaligus. Hal ini bertujuan untuk tidak membuat kendaraan tergelincir. Demikian juga ketika anda akan mengurangi gigi persneling.

Petunjuk pemindahan gigi persneling

  • Dari gigi 1 ke gigi 2 pada kecepatan 15 km/jam
  • Dari gigi 2 ke gigi 3 pada kecepatan 35 km/jam
  • Dari gigi 3 ke gigi 4 pada kecepatan 50 km/jam
  • Dari gigi 4 ke gigi 5 pada kecepatan 70 km/jam

Namun kadang kala sebelum kecepatan mencapai yang diinginkan ( misalnya dari gigi “2″ ke gigi “3″ belum mencapai 35 km/jam ) gigi persneling harus pindah. Hal ini disebabkan performa mesin kendaraan sudah tidak maksimal, salah satu penyebabnya kampas kopling sudah mulai menipis. Ikuti cara menggunakan kampas kopling kendaraan.

Disamping itu jangan menurunkan gigi persneling ketika kendaraan sedang melebihi kecepatan maksimal yang di ijinkan. Misalnya ketika kendaraan anda sedang mempunyai kecepatan 50km/jam jangan menurunkan gigi perseling ke gigi “2″, hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada mesin.

Petunjuk pemindahan gigi transmisi otomatis

Sebelum memulai mengemudi kendaraan dengan gigi transmisi otomatis atau sering disebut sebagai mobil matic, ada baiknya anda memperhatikan beberapa hal penting berikut :

  • Mesin mobil matic hanya dapat dihidupkan hanya ketika tuas transmisi berada pada posisi “P”(parkir) dan posisi “N” (netral). Namun lebih disarankan pada posisi “P”. Sehingga pada posisi tuas lainnya mobil tidak dapat hidup.
  • Cara memindahkan gigi dari N ke D atau ke R disarankan untuk menginjak rem penuh, jika tanpa menginjak rem maka mobil akan loncat ( terjadi hentakan ).
  • Jika mesin mobil anda mati mendadak ditengah jalan ( saat jalan sedang macet ) sebaiknya hidupkan mobil pada posisi “N”.
  • Penting untuk anda perhatikan bahwa mobil matic anda tidak dapat dihidupkan dengan didorong. Namun pada kendaraan dengan transmisi manual mobil masih dapat dihidupkan dengan didorong.
  • Disarankan untuk memindahkan tuas transmisi saat mesin kendaraan dalam keadaan idle ( putaran mesin langsam ), kecuali anda sudah sangat paham dengan kriteria mobil matic.
  • Ketika kendaraan telah dihidupkan dan anda akan memasukkan tuas transmisi ke posisi “D” atau yang lain maka pastikan anda telah menekan pedal rem terlebih dahulu. Hal ini untuk menahan laju mobil secara tiba tiba.
  • Parkir kendaraan anda hanya dapat dilakukan ketika tuas transmisi pada posisi “P”. Karena jika pada posisi N misalnya maka kunci kendaraan tidak akan dapat diputar ke posisi “LOCK” sehingga kunci mobil tidak dapat dicabut.
  • Anda hanya dapat memindahkan tuas dari posisi “P” ke posisi yang lain jika switch(kunci) berada pada posisi “ON” dan harus dilakukan dengan menginjak pedal rem. Namun ketika switch pada posisi selain “ON” maka anda tidak dapat memindahkan tuas ke posisi manapun meskipun sambil menginjak pedal rem.

Harga bekas mobil matic relatif lebih murah dari harga mobil manual pada type sama. Namun harga baru mobil matic relatif lebih tinggi dari harga mobil manual. Hal ini sebenarnya karena pendapat dimasyarakat bahwa servis mobil matic lebih mahal.

Sebagian besar pemilik mobil matic tidak begitu paham apa arti dari setiap huruf yang tertera pada tuas transmisi kendaraan mereka, sehingga banyak kendaraan matic yang mengalami kerusakan pada transmisinya. Untuk lebih memahami arti setiap huruf dan angka yang tertera pada tuas transmisi otomatis.

Posisi tuasKeterangan
PUntuk parkir kendaraan, menghidupkanmesin dan melepas kunci.
RUntuk memundurkan kendaraan
NNetral(lossing)
DUntuk berkendara normal. Perpindahan gigi secara otomatis antara gigi 1 sampai gigi overdrive berdasarkan kecepatan kendaraan.
3Untuk pengereman mesin atau akselerasi yang cepat. Perpindahan gigi secara otomatis antara gigi 1 sampai gigi 3 berdasarkan kecepatan kendaraan.
2Untuk pengereman mesin atau akselerasi yang cepat. Perpindahan gigi secara otomatis antara gigi 1 sampai gigi 2 berdasarkan kecepatan kendaraan.
LUntuk pengereman mesin yang efektif. Transmisi tidak akan berpindah dari gigi 1.
Updated: August 14, 2014 — 7:43 pm

36 Comments

Add a Comment
  1. Ass , mbak reni saya mau nanya nih.. Kalo lagi nyantai” bawa mobil manual pake gigi brapa ya.. Trus kalo di turunan pake gigi brapa soalnya rumah saya agak nurun gitu dari jalan

    1. Salam mas putra. Pengaturan gigi porsneleng sebaiknya disesuaikan dengan tingkat kecepatan kendaraan. Disarankan saat berkendara tidak menggunakan kecepatan maksimal setiap gigi porsneleng karena mesin akan cepat panas, demikian juga dengan kecepatan minimal dapat menyebabkan tarikan mesin menjadi berat, sebagai contoh misalnya menggunakan gigi porsneleng 3 maka kecepatan idealnya adalah 35 – 40 km/jam untuk mobil keluarga sejenis avanza xenia. Demikian juga laju kendaraan saat di turunan. Misalnya kecepatan anda 35 km/jam maka gunakan gigi 3, jika misalnya anda menggunakan gigi 2 maka mesin mobil anda akan menderung.

  2. MBA Reni, saya mau hanya kpn kondisi kita hrs menggunakan netraL (N) dan kapan cukup hanya menekan gas n rem saja, misalnya saat lampu merah apakah harus menggunakan transmisi N atau cukup menggunakan gas n rem saja dan transmisi tetap di D, mohon penjelasannya, tks

    1. Salam mbak Dian. Ok mobil mbak dian matic, ketika di lampu merah mbak dian dapat memprediksi berapa lama lampu menyala merah, sehingga sebaiknya pada posisi gigi N. Jika mbak dian dalam posisi D maka mbak dian akan capek menekan pedal rem. Perlu diketahui bahwa posisi D berarti gigi porsneleng dalam keadaan bekerja dan jika terlalu lama posisi D dan mobil berhenti dalam jangka panjang akan terjadi penipisan pada kampas kopling. Pada saat di lampu merah jangan gugup dan berusaha setenang mingkin

  3. Mbak mau tanya jika pada saat pindah transmisi dari P ke D kok ada bunyi krek2, Knp ya?
    Trus pada saat jalan tapi g tahunya mobil hanya gereng aja, lampu indicator matic mati sebentar, trus nyala normal kembali, kpn ya?

    1. Salam mas ibrahim. Saat pindah dari posisi P ke D jangan lupa untuk selalu tekan pedal rem penuh dan ketika rem mulai dilepaskan seharusnya dibarengi dengan bergeraknya mobil (maju/mundur). Pada mobil matic anda hanya gereng dan terdengan bunyi krek, hal ini menunjukkan telah terjadi keausan pada kampas kopling. lampu indikator normal

  4. Bagaimana jika mobil dalam keadaan kecepatan tinggi atau sedang, mendadak kita oper ke gigi 1, apakah diperbolehkan ?

    thank you

    1. Mbak Reni,

      Selama ini ternyata saya dibohongi temen donk, menurut temen (krn dia udh punya mobil matic dulu sblm saya) posisi L adalah long. Jadi kata temen saya kalau kita pengen kenceng, maka tuas harus kita pindah di L. Setelah itu kata temen saya ikuti, saat saya jalan tuas ada diposisi S dan kecepatan 120km tp udh gak mau nambah lg, tuas saya pindah ke posisi L pada saat itu putaran mesin jd kencang bngt akan tetapi kecepatan saya bertambah menjadi 140km.

      Yang mau saya tanyakan disini:
      1. Berarti saya selama ini salah dlm pengoperasian transmisi. Apakah itu berdampak negatif pada mesin saya Meskipun itu gak sering saya lakukan.
      2. Trus ciri2 transmisi matic yg udh mulai bermasalah itu apa aja ya mbak ?
      3. Seperti pada pertanyaan khaidir,
      Pada waktu posisi macet di tanjakan (Nagreg misalnya). Posisi tuas ada di D, pada saat mau jalan kaki kita pindah ke pedal gas apakah nanti mobil akan mundur ?

      Thank you

      1. Selama anda pindah secara manual dan tidak terdengar suara apapun ( biasanya bunyi krek ) berarti transmisi mobil anda dalam keadaan normal. Plat kopling ( kampas kopling ) jika sudah tipis akan sering menimbulkan bau seperti benda terbakar ( sangit ). Cara test paling mudah adalah saat mobil pada posisi D dan pedal rem dilepas, maka mobil akan bergerak sendiri ( tanpa menginjak pedal gas ). Selama anda melakukannya dengan cepat tidak akan mundur mas. Pada dasarnya posisi D akan berpindah secara otomatis seiring dengan kecepatan kendaraan ( dari gigi 1 hingga over drive ), itulah fungsinya mobil matic dapat berpindah gigi porsneleng sendiri.

        1. Mbak Reni,

          Mohon maaf ada yang kelupaan, mohon pencerahannya untuk masalah sbb:

          Selama ini ternyata saya dibohongi temen donk, menurut temen (krn dia udh punya mobil matic dulu sblm saya) posisi L adalah long. Jadi kata temen saya kalau kita pengen kenceng, maka tuas harus kita pindah di L. Setelah itu kata temen saya ikuti, saat saya jalan tuas ada diposisi D dan kecepatan 120km tp udh gak mau nambah lg, tuas saya pindah ke posisi L pada saat itu putaran mesin jd kencang bngt akan tetapi kecepatan saya bertambah menjadi 140km.

          Menurut pencerahaan yang Mbak Reni berikan, bahwa posisi L adalah Low (mesin pada putaran rendah / gigi 1).

          Yang mau saya tanyakan sama Mbak Reni,
          1. Pada saat saya jalan dengan kecepatan 120km (posisi tuas di D) saya langsung pindah ke posisi L, kecepatan tambah menjadi 140km. setelah saya dapat informasi dari Mbak reni, apa yang saya lakukan tersebut adalah salah. Akan tetapi kenapa kecepatan bisa bertambah, padahal saya pindah persneling dari D ke L.

          Thank you

              1. Salam mas kiki mobil honda jazz menerapkan sistem transmisi CVT, sehingga untuk pergerakan maju pada D (normal) secara otomatis, S ( untuk kecepatan hingga sedang ), dan L ( untuk kecepatan tinggi ). Keterangan saya yang kemarin untuk mobil xenia. Jadi teman anda benar. Maaf mas kiki soalnya memang tiap merek mobil berbeda.

                1. Mbak Reni,

                  Maaf nie jadi banyak tanya, Posisi presneling apa yang pas Digunakan saat menemui tanjakan terjal maupun turunan tajam, agar torsi tetap terjaga di tanjakan dan deselerasi berfungsi maksimal saat di turunan. Dan bagaimana caranya menggunakan pengereman mesin.

                  Thank you

                  1. Salam mas kiki. Mobil anda jazz matic. Anda dapat menggunakan S saat tanjakan dan turunan. Kuncinya jangan merubah posisi gigi porsneleng saat di turunan karena dapat mengakibatkan roda slip. Pada turunan tajam disarankan untuk tidak melepaskan laju mobil karena dapat tidak terkendali. Yang paling aman adalah menjaga laju mobil pada kecepatan normal sambil tetap menginjak rem, namun jika masih kurang dapat dibantu dengan handrem ( tarik handrem sedikit saja )

                    1. Mbak Reni,

                      Atas informasi yang mbak reni berikan, saya ucapkan banyak-banyak terima kasih.

                      Demikian dan terima kasih

  5. jadi intinya lebih aman menggunakan tranmisi D bagi new user. mohon tips’nya apabila dalam kondisi parkir di Mall yang terkadang memaksa kita untuk mencari lahan parkir di lantai yang paling atas dan tidak menutup kemungkinan macet di tanjakan menuju lantai atas. apakah kontrol tetap di pedal gas sama rem lalu tranmisi masih di D.
    mohon pencerahan’nya..terima kasih..

  6. Mbak
    Saya mau bertanya, saya punya mobil baleno metik,jika saya masukkan giginya ke posisi D kenapa giginya tidak mau mindah ahirnya suara mesin hanya kencang tidak bisa melaju.

  7. Salam kenal
    Mbak saya punya mobil matic suzuki x over mau tanya nich untuk jalanan menurun dilanjutkan dengan tanjakan bagaimana cara yang tepat untuk perpindahan giginya apakah bisa tetap di D atau dimana mbak susunan transmisi matic mobil saya dari depan ke belakang adalah P R N D D3 D2 L apakah boleh untuk kondisi tersebut saat di posisi D pada saat menurun saya pindahkan ke D3 dilanjutkan ke D2 untuk menghadapi tanjakan setelah kondisi jalan normal saya pindahkan ke D3 kemudian langsung pindah ke D mohon penjelasannya terimakasih

    1. Ketika kendaraan sedang menurun sebaiknya tidak merubah gigi transmisi (kemungkinan dapat terjadi slip / perubahan kecepatan secara mendadak). Anda dapat merubah dari D ke D3 dan seterusnya saat jalan mulai menanjak. Atau gigi porsneleng tetap di D ( transmisi matic akan merubah gigi porsneleng sesuai dengan kecepatan kendaraan. Hati-hati jika menurunkan transmisi dijalan licin/turunan. Mengabaikan hal ini dapat menyebabkan roda terkunci/slip dan kehilangan kendali atau kecelakaan.Jika Anda berkendara pada turunan, pindah gigi lebih rendah untuk pengereman mesin, hal ini tergantung kondisi jalan dan kecepatan kendaraan.

  8. apa transmisi D praktis untuk semua kecepatan tanpa perlu mengganti ke 2 atau L? kalau dalam tanjakan menggunakan transmisi D aman?

    1. Pada dasarnya transmisi D(mobil matic) dapat digunakan untuk semua kecepatan. Pada posisi D perpindahan gigi tetap terjadi (otomatis)berdasarkan kecepatan kendaraan. Sehingga posisi D aman untuk berkendara.

  9. Pada saat kendaraan berjalan kita boleh memindahkan dari D ke D3 atau D2,pertanyaannya pedal gas dalam kondisi ditekan atau dilepas ?

      1. Terima kasih Bu Reni,saya mau tanya lagi :
        Kalau kita berhenti di tanjakan lalu ingin melaju lagi,apakah pada saat kaki kita lepas pedal rem dan pindah ke pedal gas mobil matic akan mundur atau tidak atau apa yang harus dilakukan pada saat kondisi tersebut ?.Mohon petunjuknya Bu.

  10. mau nanya donk. kalau semisal mesin sdh hidup dan porseneling sdh dalam posisi P (mobil matic)tidak bs dipindah ke D itu knp ya?
    di kondisi lain, porsneling bs d pindah ke D apabila kita menekan tombol kecil tsbt. mohon masukannya. thx

    1. Bisa mbak Eva dan sesuaikan kecepatan mobilnya dengan L/1 (untuk kecepatan max 35km/jam), 2(untuk max 80km/jam), dan 3(untuk max 125km/jam). Tuas D untuk perjalanan normal. Namun yang mesti diperhatikan adalah jika kendaraan sedang dalam kecepatan tinggi jangan menurunkan gigi transmisi secara manual atau kecepatan melebihi batas maksimal yang di ijinkan, hal ini dapat merusakkan mesin. Namun saran saya sebaiknya tidak menggunakan gigi manual pada mobil matic kecuali sudah paham benar.

  11. bukannya untuk matic kata teman tuas 3 dan 2 untuk tanjakan ,keseringan D yg pakai untuk cepat atau lambat,apakah benar itu kakak q.

    1. Transmisi D untuk pemakaian secara otomatis dan praktis untuk semua kecepatan dan paling aman. L untuk kecepatan maksimal 35km/jam. 2 untuk kecepatan maksimal 80 km/jam dan 3 untuk kecepatan tertinggi. Memang mobil matic mempunyai transmisi dua fungsi ( matic dan manual ). Namun penggunaan transmisi manual pada mobil matic ( L,2,dan 3 ) sebaiknya dipakai oleh orang yang sudah pengalaman. Jika salah penggunaannya bukan tidak mungkin justru akan merusakkan sistem transmisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>